Rabu

Module Program Outbound

MODULE PROGRAM OUTBOUND
“ 7 Stars Gapura Principes “
By : Gapura Outbound

I . Pendahuluan.
Program outbound training saat ini merupakan suatu proses pembelajaran yang tersusun secara sistematis , berjenjang dan berlangsung secara terus menerus ( dinamis ) sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan dinamika sosial kemasyarakatan.  outbound merupakan sebuah konsep kerangka berfikir ulang dan pengingatan kesadaran berfikir yang mengedepankan aspek sosial dan individu didalam kelompok yang akan terbentuk dengan tetap memenuhi kaidah pembelajaran yang sesuai dan tepat sasaran disesuaikan dengan daya serap dan tingkat materi yang akan diberikan kepada peserta outbound .

II. Tujuan Dan Manfaat.
Tujuan : outbound training akan selalu bertujuan positif membangun untuk kemajuan bersama dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Manfaat : dalam kegiatan outbound akan dipakai dan dimanfatkan untuk kepentingan individu dan kelompok dalam suatu organisasi/perusahaan pengguna jasa training yang bertujuan untuk :
·        Meningkatkan produktivitas kerja dan daya saing perusahaan
·        Meningkatkan profesionalisme karyawan
·        Menumbuhkembangkan kepedulian di lingkungan kerja
·        Menjalin persaudaraan dan kebersamaan diantara karyawan
·        Menambah loyalitas dan integritas karyawan
·        Menciptakan lingkungan kerja yang bersih dan positif
·        Menambah wawasan dan refreshing


III. Sistematika Kegiatan.
Kegiatan outbound training akan dilakukan sepenuhnya oleh peserta didampingi dengan trainner dan instruktur serta team support yang akan membantu pencapaian hasil pembelajaran yang telah ditetapkan. Kegiatan training mencangkup beberapa aktivitas antara lain :
1.     Ice Breaking : sebagai salah satu sarana dan alat untuk merefresh kegiatan training kepada seluruh peserta.
2.     Problem Solving : Perumusan masalah yang akan dihadapi serta dituangkan kedalam perencanaan strategi yang efektif yang akan dikerjakan oleh seluruh peserta outbound .
3.     Diskusi : Penyatuan pola pikir dan pola kerja berdasarkan pencapaian yang telah diperoleh untuk selanjutnya dibuatkan kesimpulan bersama.


IV. Mekanisme Kegiatan.
Kegiatan outbound training akan dilakukan secara komprehenshif dari keseluruhan orang-orang yang terkait antara lain :
·        Peserta outbound : orang yang akan melakukan aktivitas dilapangan untuk mempraktekkan simulasi game yang akan diberikan oleh instruktur dan trainner.
·        Trainner dan Instruktur : orang yang akan memberikan permasalahan dan menguji serta menjembatani segala kebutuhan peserta dalam rangka problem solving peserta outbound.
·        Observer : orang yang akan berada diluar kelompok untuk menilai secara objektif semua penyelesaian permasalahan kelompok dari sudut pandang orang lain terlepas dari dinamika kelompok ( independent )

Semua peserta akan dibekali  lembar kerja peserta training yang akan diberikan kepada oleh trainner dan instruktur dan bertugas untuk merekam, mencatat dan menyimpulkan sendiri kegiatan yang mereka telah lakukan yang akan dipaparkan kedalam kelompoknya untuk dibuatkan kesimpulan bersama.
Pelaksanaan kegiatan training akan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu :
                                        Tahap 1.
                                                   ( Comfort Game )
Pada tahapan awal seluruh peserta akan lebih disatupadukan melalui suatu game ringan sebagai pencairan suasana yang  diharapkan peserta mampu untuk beradaptasi dengan kelompok dan lingkungan sekitarnya.
                                                            Tahap 2.
                                                ( Confidence Game )
Proses berikutnya adalah penyamaan presepsi dan pola pikir diantara peserta melalui game komunikasi dalam kelompok kecil sehingga diharapkan seluruh peserta mengenal dengan baik teman dan lingkungannya sehingga para peserta mengenal kekuatan dan kelemahan masing-masing.
                                                            Tahap 3.
                                                 ( Challenge Game )
Seluruh peserta akan diuji melalui permasalahan ( problem solving ) masing-masing peserta memberikan kontribusi dengan kreativitas dan sudut pandang masing-masing dan kemudian mencatatnya dan menyimpulkannya yang selanjutnya akan dipaparkan kepada kelompoknya yang tujuannya adalah mencapai kesimpulan bersama melalui proses diskusi.
                                                            Tahap.4
                                                ( competition Game )
Hasil dari kesimpulan bersama ( kelompok kecil ) akan diaplikasikan melalui suatu game dan dikompetisikan dengan kelompok lain dengan tujuan mencapai keberhasilan bersama dalam memenangkan setiap persaingan.


                                                            Tahap.5
                                                       ( Final Game )
Semua peserta yang tergabung didalam pelatihan akan berkolaburasi menyelesaikan program dengan membuat suatu kesepakatan dan komitmen tentang nilai-nilai yang telah disimpulkan di masing-masing kelompok kecil dan akan diuji secara komprehensif oleh instruktur melalui suatu Game Final.




Semua peserta outbound yang akan dijembatani oleh trainner akan selalu mengedepankan pendekatan values perusahaan / organisasi didalam melakukan proses kegiatan outbound training mulai dari penemuan masalah , perumusan strategi , pelaksanaan kegiatan hingga berakhir dikesimpulan yang selalu mengarah kepusat ( core vaules ) perusahaan / organisasi.
Core Values Perusahaan akan disandingkan dengan beberapa prinsip dasar gapura outbound yaitu :
7 STARS GAPURA PRINCIPLES

Setiap kegiatan dan kesimpulan yang dibuat akan selalu direfleksikan ole trainner dan instruktur dengan mengacu kepada nilai company values yang akan dibungkus dengan 7 Prinsip Dasar yaitu :
1.     Rasa Saling Memiliki : merupakan perwujudan dari rasa cinta kasih antara sesama angouta tanpa ada jurang diantara mereka.
2.     Tanggung Jawab : semua aktivitas akan selalu diarahkan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab dari seluruh peserta .
3.     Kedisiplinan : Salah satu tolak ukur keberhasilan adalah kedisiplinan yang merupakan daya tahan peserta dalam tetap mempertahankan ritme kegiatan yang berjalan diatas aturan yang telah ditentukan.
4.     Trust : Seluruh peserta diarahkan untuk menyamaratakan perasaan  dan saling percaya satu sama lain.
5.     Integritas : Trainner menjadi jembatan bagi para peserta untuk bekerja dengan sungguh-sungguh dan tanpa pamrih / sepenuh hati didalam memecahkan permasalahan.
6.     Loyalitas : Peserta training akan dibimbing untuk tetap mempertahankan kesetiaan pada kelompok dan game yang akan dikerjakan sampai membuahkan suatu kesimpulan umum.
7.     Emphaty : Mengajak para peserta training keluar dari aspek sudut pandang diri sendiri dan berlaku sebagai orang lain yang kemudian diajak untuk merasakan dan memahami dinamika kelompok.


Materi Kegiatan
Peserta training akan disuguhkan dengan dua jenis problem yang akan dilakukan dikelompok masing-masing yaitu :
1.     Soft Impact Activity : yaitu permainan problem soving yang akan dilakukan di darat ( Ground ) dengan mengedepankan 80 % minds ( pola fikir ) dan 20 % fisik dengan tetap diberikan limitasi waktu yang sama oleh para trainner dan instruktur.
2.     High Impact Activity : Yaitu permainan problem solving yang akan dilakukan diatas ketinggian dan mempunyai durasi waktu yang relevan/berimbang  sesuai kadar kekuatan masing-masing kelompok, permainan ini memiliki porsi 80 % Fisik dan 20 % minds.

Perbedaan Yang Mungkin Akan Timbul
Para Instruktur akan mencari akar permasalahan yang berkembang yang kemudian dianalisa yang kemudian dipaparkan untuk dicari pemecahannya.perbedaan itu adalah :
·        Perbedaan tentang prinsip
·        Prasangka ( will )
·        Pengalaman ( experiences )
·        Kepentingan
·        Sudut Pandang
·        Pembanding
·        Fanatisme
Ketujuh pandangan diatas pasti akan menghasilkan keluaran yang berbeda-beda diantara masing-masing kelompok. Dari beberapa aspek pandangan yang berbeda tadi akan menghasilkan kesamaan pola pikir dan pola kerja yang terbentuk dan menjadi kerangka acuan mereka sehari-hari, tugas para peserta akan menilai apakah kerangka yang dijadikan acuan tadi sudah benar atau tidak sesuai dengan norma dan budaya dilingkungan kerja.

Prinsipe Keliru     Prasangka Negatif    Pengalaman Buruk  Konflik Kepentingan  sudut pandang Salah  Pembanding  keliru fanatisme Sempit

V.Mekanisme Evaluasi
Metodologi penilaian akan berdasarkan kepada beberapa ketentuan yang antara lain sbb:
1.     Pendekatan Hasil ( Quantiti Approuching ) : Trainner akan melihat jumlah hasil dan quantitas game yang berhasil diselesaikan oleh kelompok berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan.
2.     Pendekatan Proses ( Process Approuching ) :Trainner akan selalu mengedepankan aspek terbentuknya suatu hasil yang melalui ke tujuh prinsip dasar gapura outbound diatas.

 VI. Kesimpulan Dan Rekomendasi
Kegiatan outdoor training akan berujung pada suatu titik hasil yang bermuara kepada hasil dan proses terbentukannya dinamika kelompok yang akan kemudian menjadi suatu kesimpulan dan kesepakatan bersama dan menjadi komitment para peserta training didalam aktivitas kerja sehari-hari dengan demikian diharapkan mampu meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan produktivitas kerja pada perusahaan.
Gapura outbound akan menyimpulkan dan memberikan masukan kepada perusahaan tentang solusi yang tepat guna dan dapat diterima dari sudut pandang peserta outbound yang akan dijadikan suatu pedoman pelaksanaan kerja sehari-hari.

V.Penutup

Demikian rangkaian module program team building gapura outbound yang berdasarkan kepada estetika dan
hati yang akan menjadi punggawa pelindung nilai-nilai perusahaan untuk mencapai tujuan dan target yang telah ditetapkan didepan.

CONTOH GAME OUTBOUND
Kaki Tangan
DSC_0545.JPGPermainan ini adalah permainan yang membutuhkan  kerjasama dan sinergi  antar individu yang tergabung didalam kelompok cara permianannya para peserta akan diberikan rintangan bambu mulai dari yang rendah hingga yang tinggi syarat permianannya para peserta yang sedang menjalankan tugas membawa misi berupa air yang berada diadlam gelas dan tidakboleh tunpah dan menyentuh tanah.
Outbound Games.JPGIce Breaking.
Permainan ini untuk  menyegarkan kembali fikiran dan fisik peserta yang telah mengalami penurunan ritme biasanya dilakukan setelah makan siang dimana ada jam-jam tersebut rata-rata peserta mulai mengantuk nah disinilah para fasilitator akan memainkan game ini dan mengingatkan kembali akan tujuan dan komitmen kegiatan sebelumnya.
100_4958.JPGMouse trap
Permainan ini lebih menekankan pada efektifitas komunikasi dan kerjasama antar para peserta yaitu para peserta harus melewati rintanga yang merupakan jebakan apabila rintanga tersebut terkenan maka akan memicu tumpahnya air yang akan membasahi tubuh peserta.
Conditioning Game
100_4935.JPGPada permainan ini biasa dilakukan sebagai pemanasan sebelum melangkah ke game berikutnya yang juga dapat di pakai sebagai game perkenalan antar peserta, para trainer yang akan mendampingi selama kegiatan dan membangun perasaan nyaman para peserta dng lingkungan selama kegiatan berlangsung.
DSC_0580.JPGFinal Game
Merupakan acara puncak kegiatan outbound yang akan menggabungkan seluruh peserta kedalam satu kelompok besar yang akan menjalankan misi dan tugas yg akan diberikan para trainer dan fasilitator , biasanya akan terlihat sangat jelas kartekter dan etos kerja didunia kerja sehari-hari dan akan tercermin didalam kekompakan dan perasaan loyalitas seluruh peserta.


                                    





  Arif Teguh Santoso
( Director Gapura Outbound )

0 komentar:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More